Bahasa Pemrograman: Pengertian, Fungsi, Tingkatan

bahasa pemrograman: pengertian,fungsi,tingkatan
Bagi Anda yang ingin belajar bahasa pemrograman tentu harus mengetahui dasar-dasar bahasa pemrograman. Anda harus mengerti benar apa sih pemrograman itu?, bagaimana fungsinya, dan ada berapa tingkat level dalam bahasa pemrograman. Nah kali ini Himawan45 akan membahas dasar dari bahasa pemrograman yuk simak infonya.



1. Pengertian Bahasa Pemrograman

Bahasa Pemrograman atau programming language adalah sebuah instruksi atau perintah untuk memerintahkan komputer Anda, agar menjalankan fungsi tertentu. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu kumpulan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan sebuah program pada komputer.

2. Fungsi Bahasa Pemrograman

Fungsi bahasa pemrograman yaitu memberikan instruksi komputer untuk mengelola data sesuai logika yang kita buat. Kode yang Anda tulis dari bahasa pemrograman tersebut nantinya berupa sebuah program/aplikasi maupun web. Contohnya adalah aplikasi administrasi, manajemen, database website onlien shop dll.

Bahasa pemrograman ini sangat dibutuhkan sekali di era digital, karena tingginya inovasi yang dilakukan dalam dunia teknologi. Bahasa pemrograman saat ini telah membuat program yang saat ini sering Anda gunakan misalnya aplikasi game, antivirus, web, dan teknologi lainnya.

Bahasa pemrograman komputer yang kita kenal dan populer adalah Java, C++, html, CSS, Python, dll.


3. Tingkatan Bahasa Pemrograman

Di zaman sekarang ini, bahasa pemrograman telah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Bahasa pemrograman memiliki 4 tingkatan dari low hingga very high.

Bahasa pemrograman tingkat rendah

Bahasa yang memiliki tingkatan rendah yang tidak mendekati bahasa manusia adalah bahasa mesin atau machine languange. Pada saat ini, para programmer hampir tidak pernah menulis programnya secara langsung dalam kode mesin, karena memerlukan perhatian banyak pada detail yang di tangani oleh bahasa tingkat tinggi secara otomatis.

Baca juga: arsitektur dan organisasi komputer

Bahasa pemrograman tingkat menengah

Bahasa tingkat menengah memberikan satu tingkat abstraksi pada kode mesin. Bahasa itu adalah bahasa assembly yang memiliki sedikit semantik atau spesifikasi formal, karena hanya pemetaan simbol yang dapat di baca manusia. Biasanya, satu instruksi mesin dapat mewakili sebagai satu baris kode assembly. Assembler menghasilkan file objek yang dapat dihubungkan dengan file objek lain atau dimuat sendiri.

Bahasa pemrograman tingkat tinggi

Bahasa pemrograman tingkat tinggi (high level programming language) ini, lahir pada generasi ke-3 bahasa pemrograman. Pada saat ini bahasa pemrograman generasi ke – 5 tetap di kategorikan bahasa pemrograman tingkat tinggimeskipun, sudah berkembang sangat pesat dari bahasa pemrograman tingkat tinggi awal masanya.

Perkembangan tersebut meliputi pemrograman berbasis web ( di kembangkan dengan konsep cloud ), pemrograman berorientasi obyek, dan masih banyak lagi yang termasuk pemrograman perangkat pada mobile yang saat ini marak di gunakan di perangkat lunak. Misalnya saja seperti C++, Pascal, Delphi, Html, dll

Bahasa pemrograman Very-High Level

Walaupun bahasa pemrograman Object Oriented dan Visual merupakan bahasa tingkat tinggi namun ada sumber lain yang mengatakan bahwa Object – Oriented Programming ( OOP atau PBO, Pemrograman Berorientasi Obyek ) sebagai satu tingkatan khusus. Bahasa pemrograman tersebut antara lain seperti PHP atau Visual Basic.NET.

4. Generasi Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman ini, telah mencapai generasi ke 5 yaitu:


  1. Generasi ke-1: machine language
  2. Generasi ke-2: assembly language: Assembler
  3. Generasi ke-3: high level programming language
  4. Generasi ke-4: 4 GL (fourth-generation language)
  5. Generasi ke-5: Programming Language Based Web Development & Object Oriented


5. Proses Pembuatan Program

Proses penulisan kode sumber pada teks editor misalnya notepad++ lalu mengubahnya menjadi bahasa mesin yang bisa dieksekusi oleh mesin CPU.

Proses pengubahan kode menjadi bahasa mesin ini memiliki dua macam cara yaitu kompilasi dan interpretasi yang masing-masing memiliki cara yang berbeda dalam merubah kodenya.

6. Metode Kompilasi atau Compile

Kompilasi adalah sebuah proses pengsekusiam kode menjadi bahasa mesien dengan mengguankan compiler. Dalam prosesnya kompilasi semua kode sumber dibaca terlebih dahulu oleh mesin dan jika tidak ada kesalahan dalam menulis kode maka akan dibentuk kode mesinnya sehingga program dapat dijalankan.

Jika terjadi kesalahan pada penulisan kode maka, secara otomatis komputer tidak akan mau mengeksekusi kode yang Anda buat.

Program hasil kompil tadi akan berbentuk executable. Bahasa yang dapat  menggunakan teknik ini sangat beragam misalnya bahasa C, C++, Pascal, Assembly, html, javascript dll.

7. Metode Interpretasi (Interpretation)

Teknik interpretasi ini memiliki cara eksekusi yang berbeda. Bahasa pemrograman dengan interpretasi ini akan membaca kode sumber perbaris dan dieksekusi perbaris juga. Jika ditemukan kesalahan dalam penulisan maka, program maka di baris kesalahan itulah program akan dihentikan.

Pada teknik interpretasi tidak bisa menjalankan programnya standalone, artinya untuk menjalankan program, Anda harus mempunyai kode sumbernya (source code) sekaligus interpreter program tersebut. Bahasa yang dapat menggunakan teknik interpretasi antara lain Perl, Python, Ruby dll.

Sekian informasi mengenai dasar bahasa pemrograman bagi Anda yang serius ingin belajar lebih banyak tentang bahasa pemrograman Anda bisa kunjungi situs petanikode.com atau channel youtube kelas terbuka atau sekolah koding. Nantinya Anda akan mendapatkan materi tentang bahasa pemrograman yang Anda minati dan tentunya gratis.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...