Pengertian SSD, Arsitektur, Dan Perkembangannya

Pengertian SSD
SSD  (Solid State Drive) adalah sebuah perangkat penyimpanan komputer yang menggunakan rakitan sirkuit terintegrasi untuk menyimpan data secara terus-menerus. Biasanya SSD menggunakan memori flash, yang berfungsi sebagai penyimpanan sekunder dalam hierarki penyimpanan komputer.

Prinsipnya dasar SSD sama seperti HDD yaitu untuk menyimpan data. Hanya saja data tidak disimpan pada bagian-bagian magnetik seperti HDD. SSD menyimpan semua data pada cip memori yang saling terkoneksi satu sama lain.

Flash memory pada SSD jelas berbeda dengan Flashdisk dalam hal type dan kecepatan. Chip flash memori pada SSD memiliki kecepatan yang lebih cepat dibandingkan Flashdisk. Walaupun kapasitasnya sama, harga SSD sangat berbeda daripada HDD dikarenakan sepek yang mumpuni.

Kecepatan baca tulis SSD bisa melampaui kecepatan HDD biasa yaitu 8 kali lebih cepat. Laptop atau komputer yang sudah terpasang SSD dapat melewati proses booting dalam hitungan detik, sekitar 1 menit kurang lamanya. Sedangkan HDD lebih lama dari SSD tergantung dengan spesifikasi, dan yang pasti tidak lebih cepat bila dibandingkan dengan SSD.

Seiring perkembangan teknologi yang pesat kini, semakin kecilnya ukuran laptop dan semakin banyaknya pengguna PC tablet untuk menjelajahi web dengan cepat. Berikut ini kelebihan dan kekurangan dari SSD.

Kelebihan SSD dibandingkan HDD

1. Performa SSD jauh lebih baik daripada HDD dari segi kecepatan read and write SSD jauh lebih cepat dibandingkan HDD.

2. Menggunakan SSD hampir tidak ada suara karena  di dalam komponennya hanya berisi sekumpulan memori.

3. SSD lebih ringan dan minim space dibandingkan HDD.

4. SSD bisa Menghemat biaya listrik dibandingkan HDD Walaupun sebenarnya besarnya daya yang digunakan tidak begitu terasa namun yang jelas SSD lebih hemat listrik daripada HDD.

5. SSD lebih tahan terhadap benturan atau guncangan diandingkan HDD. Karena HDD masih mengandalkan disc. Disc ini, cenderung sensitif terhadap guncangan. Jika terjadi gunacang yang cukup besar maka hardisk akan mati dengan sendirinya.

Kekurangan menggunakan SSD dibandingkan HDD

1. SSD sangat mahal daripada HDD konvensional yang harganya lebih murah. Harga SSD untuk saat ini yang berukuran 120GB saja sendiri bisa dijual dengan harga kisaran 600ribuan sampai 800ribuan. Sedangkan dengan budget segitu anda sudah bisa mendapatkan HDD ukuran 1TB saya rasa itu sepadan dengan spek yang kenceng banget.

2. Kita masih bisa melihat beberapa kualitas yang belum terlalu baik pada beberapa produk yang baru keluar. Bagi produk yang memiliki kualitas yang rendah umur jangka panjangnya tidak sepanjang HDD. Produk ini masih terbilang baru dan masih ada beberapa bug yang harus diperbaiki.

Saat ini ketahanan dari rata rata SSD sebenarnya sudah bisa melampaui ketahanan dalam penggunaan penyimpanan HDD. Walaupun tidak semua produk SSD dapat melakukan hal ini.

3. Beberapa model awal dari SSD tidak memiliki kualitas yang baik dari segi perspektif firmware. Tetapi dalam dua hingga tiga tahun belakangan sejak pertama kalinya SSD dirilis kebanyakan permasalahan ini sepertinya sudah mulai diperhitungkan. SSD model awal sudah mengalami perkembangan yang pesat sehingga kamu harus pintar-pintar memilih SSD dengan kualitas terbaik.

Arsitektur Penyimpanan SSD

Dalam sebuah SSD terdapat SRAM dan DRAM yang biasa disebut RAM-drive. RAM-drive tidak sama dengan RAM disk. Chip pada memori NAND Flash ini bentuknya lebih mirip dengan chip pada memori DDRAM. NAND memiliki sifat non-volatile, yang berarti tidak memerlukan arus listrik untuk menyimpan sebuah data.

Komponen SSD

Berikut ini beberapa komponen yang ada di dalam SSD.
1. Energi penyimpanan
komponen lain SSD selanjutnya adalah kapasitor atau daya baterai. Hal ini, diperlukan untuk menjaga integritas data sehingga data dalam cache dapat tersimpan ke drive ketika perangkat kehabisan sumber daya.

2. Cache
flash SSD yang menggunakan sejumlah kecil DRAM sebagai cachenya. DRAM ini, mirip dengan cache pada Hard disk Drive pada umumnya. Dalam sebuah direktori pada blok, penempatan dan pemakaian data juga disimpan dalam cache, sementara drive beroperasi.

Perkembangan SSD Saat Ini

Perkembangan storage komputer SSD sekarang ini sudah sangat pesat. Buktinya sudah ada SSD yang berbentuk lebih kecil, yang disebut dengan M.2. Bentuk dari M.2 SSD sendiri lebih mirip ke RAM dibandingkan ke 2.5” SSD.

M.2 SSD
Sumber: binus.ac.id

M.2 SSD sendiri sekarang memiliki banyak jenis, seperti 2230, 2242, 2260, 2280, dan 22110. Angka 2 digit pertama merupakan lebarnya dan digit sisanya merupakan panjangnya. Akan tetapi, tidak semua motherboard bisa men-support M.2 SSD.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel