Fakta Tentang Sumpah Pemuda Yang Wajib Kamu Tahu


Sumpah pemuda merupakan salah satu hal terpenting dalam membangun bangsa yang kuat. Hari sumpah pemuda diperingati setiap tanggal 28 Oktober dan sudah berumur 91. Sumpah pemuda dibentuk pada tanggal 28 Oktober 1928. Sebelum adanya proklamasi para pemuda mengikrarkan diri sebagai sebuah bangsa melalui sumpah pemuda. Banyak sekali fakta-fakta yang belum terkuak hari sumpah pemuda mau tau faktanya? Yuk simak faktanya.

1. Lagu "Indonesia Raya" Pertama Kali Dinyanyikan Di Kongres Pemuda

Lagu kebangsaan Indonesia untuk pertama kalinya didengarkan di kongres pemuda. Lagu ciptan W.R Soepratman itu dinyanyikan dengan biola karena pada masa itu belanda tidak mengijinkan kata "merdeka" untuk diucapkan makanya dinyanyikan tanpa lirik dan yang memainkan biola ternyata W.R Soepratman sendiri loh.

2. Ditulis Oleh Muhammad Yamin dan Dibacakan oleh Soegondo

Kongres pemuda II diadakan di sebuah rumah tepatnya, di jalan Keramat Raya, No. 106 Jakarta Pusat. Teks sumpah pemuda dibuat oleh Muhammad Yamin dan dibacakan oleh Soegondo Djojopoespito, sekaligus pemimpin kongres pemuda.

3. Ditulis Dengan Bahasa Belanda

Kamu tahu tidak kalau teks sumpah pemuda awalnya ditulis dengan bahasa belanda. Ya pada awalnya memang teks sumpah pemuda ditulis dengan bahasa belanda namun, Muhammad Yamin menerjemahkanya menjadi bahasa Indonesia.

4. Ada Peran Dari Etnis Tionghoa

Pada pembentukan sumpah pemuda ternyata etnis tionghoa juga terlibat didalam kongres pemuda. Tujuannya untuk mempersatukan bangsa berkat keberagaman. Di kongres pemuda banyak sekali golongan-golongan pemuda yang ikut bergabung salah satunya dari Jong Sumatranen Bond yang memiliki anggota dari tionghoa yaitu Kwee Thiam Hong yang membajak tiga temannya yang berasal dari tionghoa.

5. Awalnya Tidak Ada Sumpah Pemuda Dalam Kongres Pemuda II

Menurut sejarawan JJ Rizal tidak ada kata sumpah pemuda dalam kongres pemuda II Kata sumpah ini diletakan belakangan setelah Indonesia merdeka. Sebeum kata sumpah pemuda hasilnya menjadi "Putusan Kongres pemuda-pemuda Indonesia" diganti menjadi "Sumpah Pemuda". Kata JJ Rizal menjelaskan bahwa, kata sumpah sendiri ditambahkan sebagai pengingat untuk rakyat Indonesia khususnya pemuda atas ikrarnya bersatu sebagai sebuah bangsa.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel