5 Fakta Tentang Gunung Everest Yang Belum Kamu Ketahui

Gunung Everest adalah gunung tertinggi di dunia yang memiliki ketinggian 8848m. Gunung Everest merupakan perbatasan wilayah antara Nepal dan Tibet. Gunung Everest memiliki nama lain yaitu sagrhamata dalam bahasa Sansekerta artinya "Kepala Langit". Gunung ini memiliki keindahan yang menakjubkan yang luar biasa saat mencapai puncaknya. Gunung ini sering dikunjungi oleh wisatawan pendaki luar maupun dalam.

Hamparan salju putihnya membuat mata sejuk bagi yang melihatnya. Dibalik keindahannya banyak sekali pendaki yang meregang nyawa di sana akibat medan dan suhu dingin yang sangat ekstrim. Gunung Everest memiliki fakta unik yang belum kamu ketahui yuk simak 5 Fakta tentang Gunung Everest.

1. Gunung Everest Terdaftar Dalam Seven Summits

Gunung Everest merupakan gunung tertinggi di dunia. Hal ini membuat gunung Everest terdaftar dalam Seven Summits diantaranya ada gunung Carstenz Pyramid (Papua), gunung Elbrus (Rusia), gunung Kilimanjaro (Tanzania), gunung Aconcagua (Argentina), gunung Vinson (Antartika), dan gunung Denali (Alaska).

2. Terus Bertumbuh Tinggi Setiap Tahunya

Kamu tahu tidak kalau gunung Everest tiap tahunya bertambah tinggi?. Hal ini di perkuat oleh fakta seorang ilmuwan geologi memperkirakan usia gunung Everest sekitar 50-60 juta tahun. Gunung Everest terbentuk dari tabrakan lempeng antara lempeng tektonik India dan lempeng eurasia yang mendorong permukaan tanah ke atas. Akibatnya gunung Everest menjadi lebih tinggi dari sebelumnya dan hingga kini masih terus berkembang.

3. Memiliki 17 Rute Pendakian

Gunung Everest memiliki 17 rute bagi para pendaki yang ingin ke puncak. Tetapi para pendaki hanya memilih 2 jalur saja untuk ke puncak karena rute tersebut sangat mudah karena medannya tidak terlalu berat dibandingkan dengan rute lain. Rute yang terkenal adalah rute Southeast Ridge dari Nepal dan North Ridge dari Tibet 2 jalur ini merupakan jalur yang sering banyak dikunjungi.

4. Banyaknya Para Pendaki Yang Meninggal

Banyak sekali kasus-kasus kematian para pendaki di gunung Everest. Karena medan dan cuacanya yang sangat berbahaya. Dalam catatan dari Himalayan Database hingga akhir musim pendakian 2018 tercatat sekitar 295 orang meninggal di sana. Orang yang sudah meninggal di sana mayatnya terkubur oleh es. Saat esnya sudah mencair baru tim penyelamat akan mencari mayat para pendaki.

5. Suku Asli Di Gunung Everest

Gunung Everest ternyata memiliki suku asli yang tinggal di sana suku itu disebut suku sherpa. Suku sherpa biasanya menjadi pemandu profesional bagi para pendaki. Tidak hanya menjadi pemandu saja suku sherpa bahkan menyediakan rute perjalanan, kamp, dan makanan bagi para pendaki. Pekerjaan itu sangat menguntungkan bagi Suku Sherpa karena bayarannya sangat tinggi sekali.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...